Longsor di Desa Siboro Samosir, 2 Rumah Terbelah

Longsor membuat 2 unit bangunan milik warga terbelah

SITANGGANG.net

Bencana tanah longsor terjadi di Dusun III Desa Siboro Kecamatan Sianjur Mula-mula Kabupaten Samosir, Rabu (03/05) sekitar pukul 00.30 Wib.

Akibat peristiwa tersebut, 2 unit rumah warga mengalami kerusakan dengan kondisi setengah bagian dari rumah tersebut masuk ke dalam danau toba.

Selain 2 unit rumah yang rusak, 1 unit Mobil Dump Truk, 1 unit mobil Pickup L 300 dan 1 unit Mesin gilingan jagung tenggelam ke dalam Danau Toba.

Kapolres Samosir AKBP Yogie Hardiman melalui Kasi Humas Brigadir Vandu Marpaung mengatakan, tanah longsor tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

"Luas tanah yang longsor sekitar 50m² dan membuat jembatan penghubung pemukiman warga rusak," ungkapnya.

Dia menyebut, 2 rumah warga yang mengalami kerusakan merupakan milik Jeklin Siboro dan Juwita Br Sagala. Kerugian keduanya ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Vandu melanjutkan, tanah longsor diduga terjadi akibat hujan deras yang membuat debit air sungai meningkat.

"Pada saat itu, Antonius Sagala warga setempat sedang berada di dalam rumah dan melihat ke arah luar bahwa debit air di aliran sungai yang berada di depan rumahnya sangat besar," kata Vandu.

Melihat itu, warga kemudian pergi hendak menemui Jeklin Siboro dengan tujuan mengingatkan korban untuk memindahkan 1 unit Mobil Dump Truk milik korban yang berada di pinggiran Danau ke tempat yang lebih aman.

"Namun sepulangnya dari rumah Jeklin Siboro, dia melihat bahwa longsor sudah terjadi dan merusak jalan serta menenggelamkan rumah dan mobil warga," pungkas Brigadir Vandu.

Pasca terjadinya bencana tanah longsor tersebut, Kapolres Samosir AKBP Yogie Hardiman bersama jajaran melaksanakan peninjauan langsung ke lokasi tempat kejadian. 

Kapolres Samosir AKBP Yogie Hardiman juga memberikan bantuan sembako kepada korban bencana alam tanah longsor.
Lebih baru Lebih lama