Tingkat Kejahatan di Beberapa Negara Ini Rendah, Ini Penyebabnya


SITANGGANG POS

SAMOSIR  - Selama bumi ini ada, maka kejahatan tidak akan pernah hilang. Tindak kriminalitas bahkan sering  sekali kita dengar. Namun ada beberapa negara yang tingkat kejahatannya sedikit.

Beberapa negara tersebut menurut informasi yang dirangkun diantaranya adalah Singapura, Luksemburg, Belanda, Denmark dan Swiss.

Singapura disebut negara paling aman di dunia karena negara ini telah berhasil menekan angka kejahatan. Setiap tahunnya sistem keamanan di negara ini terus ditingkatkan sehingga angka kriminalitasnya juga setiap tahun menurun. 

Kemudian Luksemburg. Negara ini adalah Salah satu negara terkecil di Eropa ini juga aman dari kejahatan. Dulu di negara ini pernah mengalami perampokan bersenjata pada 2015, namun hingga kini kasus tersebut sudah tak terdengar lagi. 

Luksemburg dapat menekan kejahatan di negaranya dikarenakan standar hidup yang tinggi dan tingkat kemiskinan sangat rendah di negara ini. Luksemburg memiliki PDB per kapita tertinggi ke-6. 

Negara lain di Eropa ialah Belanda. Negara ini justru menutup semua penjara karena tak ada tindakan kriminalitas hingga saat ini. Terakhir kali Belanda mengalami aksi kriminalitas saat 2013. Tapi tahun ini Belanda tak memiliki kasus kriminalitas. 

Alasan mengapa di negara ini tingkat kejahatannya rendah karena beberapa sistem hukumannya diganti, seperti mengganti penjara narkotika menjadi rehabilitasi narkotika. Kemudian mengembangkan teknologi pemantauan. Teknologi ini sudah diperkenalkan sejak 2008. Teknologi pemantauan ini yang akan dipasang ke pasien rehabilitasi agar mau berbaur dan bekerja dengan warga lain.

Selanjutnya Denmark menjadi negara aman bagi warga yang menetap di sana. Tingkat pembunuhan di negara itu adalah yang terendah ke-5 dari seluruh Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). 

Denmark juga berhasil menjaga negara dari ancaman teror.

Kemudian Negara Swiss. Negara punya tingkat kepemilikan senjata api tertinggi di dunia. Namun kejahatan di Swiss sangat rendah. Pada tahun 2014, hanya ada 41 pembunuhan dalam populasi masyarakat 8 juta. Kurangnya kejahatan di negara ini mungkin berkaitan dengan seberapa kaya negara itu. Swiss memiliki PDB per kapita tertinggi ke-12 dari negara di dunia. 

Kekayaan negara ini muncul sejak Perang Dunia II, bank nasional negara meraih untung besar dari penanganan kasus emas Nazi yang dicuri. Kemudian bertahun-tahun sejak itu, industri perbankan rahasia negara dituduh menyembunyikan uang tunai dari semua warga Swiss. (mdk/S)
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Sitanggang

Sitanggang merupakan Situs Berita Online seputar Tapanuli dan sekitarnya yang menyuguhkan informasi dengan gaya tersendiri
    Komentar