Kunjungi Bonan Dolok Samosir, Vandiko Disambut Meriah

Vandiko Timoteus Gultom bersama warga Bonan Dolok | IST
SITANGGANG.net

Warga Bonan Dolok Desa Bonan Dolok, Kecamatan Sianjur Mula-mula, Kabupaten Samosir memberikan sambutan meriah dan sukacita ketika Vandiko Timoteus Gultom datang berkunjung ke Desa tersebut, Sabtu (25/01/2020).

Bakal calon bupati samosir ini bersama rombongan diterima dengan baik oleh warga termasuk warga dari kalangan milineal.

Vandiko bersama tim melakukan kunjungan ke Desa Bonan Dolok untuk bersosialisasi dan memperkenalkan dalam rangka menyampaikan niatnya maju di perhelatan Pilkada Samosir 2020.

Rombongan Balonbup itu bersama warga berkumpul bersama dan duduk di atas tikar yang telah disediakan. Tampak terlihat keakraban diantara mereka. 

Dalam kesempatan itu, Vandiko didoakan warga agar mendapat berkat dari Tuhan sehingga memiliki kesempatan memimpin Kabupaten Samosir demi perubahan ke arah yang lebih baik.

"Kami bersukacita atas kedatangan Vandiko Gultom ke Desa Bonan Dolok ini," kata A. Leo seorang warga sembari memberikan makanan khas Batak Toba yaitu manuk na niatur (makanan khas yaitu daging ayam).

Salah seorang tokoh masyarakat setempat, Op Mika Sagala juga menyempatkan diri menyampaikan harapannya kepada Vandiko. "Khususnya Vandiko agar menjadi parhobas (pemimpin- red) di Kabupaten Samosir untuk membenahi pembangunan ke depannya," ucapnya.

Mewakili generasi milenial, Okta boru Sagala mengatakan Vandiko itu milenial yang cocok menjadi pemimpin. "Kan masih energik, tentunya mampu membawa Kabupaten Samosir ke arah yang lebih baik," sebut Okta.

Dari sisi program pendidikan lanjut Okta, dirinya berharap Vandiko Gultom dapat memajukan pendidikan di Kabupaten Samosir dan juga memajukan program yang tertinggal. "Biar terwujud Samosir negeri indah kepingan surga. Jangan hanya slogan belaka," tambahnya.

Harapan itu juga disampaikan tokoh masyarakat lainnya di Desa tersebut. Seperti yang dikatakan Op. Daniel Sagala. Ia berharap Vandiko Gultom menang pada Pilkada Samosir agar akses jalan di Bonan Dolok bisa dibangun.

Bukan itu saja, Op. Daniel pun meminta agar Vandiko berlaku adil dalam pembangunan jika kelak terpilih menjadi Parhobas di Samosir.

"Kami yakin Vandiko Gultom nantinya akan mengutamakan keadilan dalam pembangunan," katanya.

Sementara itu, Vandiko Gultom dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kabupaten Samosir tidak terlepas dari pertanian. Maka jika Tuhan menginjinkan dan memberikan kesempatan, dirinya akan membangun irigasi dan sarana air bersih.

Ia juga menyemangati para generasi milenial agar belajar sungguh-sungguh untuk meraih dan mengapai ilmu setinggi-tingginya. "Kelak kita akan bersama membangun Samosir yang kita cintai ini," tuturnya.

Lebih jauh ia menyebutkan, ada tiga fokus utama di pemerintahannya kelak diantaranya pembenahan infrastruktur, kesehatan juga menjadi perhatian khusus, begitu juga dengan pendidikan.

"Jika ketiga hal itu sudah terbenahi, maka kesejahteraan secara otomatis kita dapatkan bersama. Karena semua keindahan alam Samosir adalah anugerah Tuhan yang tentunya harus kita manfaatkan secara benar sesuai kehendakNya," terang putra Ober Gultom, Birokrat Kementerian PUPR RI itu.

Selanjutnya, Vandiko nantinya akan melakukan lobby-lobby ke pemerintah pusat, melalui jaringan yang ia kenal. Semaksimal mungkin dirinya akan berusaha untuk mengimplementasikan ilmu yang ia miliki. "Mohon doanya amang-inang," katanya.

Vandiko juga menjelaskan, visi-misinya nanti adalah untuk mensejahterakan masyarakat Samosir.

Disela-sela tanya jawab, warga Desa Bonan Dolok menyampaikan keluh kesah mereka atas kondisi desa yang masih terisolir. Dimana akses ke Desa Bonan Dolok harus melalui jalur Danau karena belum memadainya infrastruktur jalan darat.

Menjawab hal itu, Vandiko menyampaikan bahwa akses jalan adalah hal yang vital dalam kemajuan untuk mencapai kesejahteraan. Sehingga dirinya berjanji bila terpilih nanti, di tahun pertama akan langsung melakukan lobby ke pemerintah pusat agar secepatnya bisa dibangun akses jalan sampai ke perbatasan Dairi.

Dalam acara pertemuan itu, Vandiko Gultom menerima ulos dari Tokoh Masyarakat sebagai bentuk borhat-borhat (pemberangkatan). (Rel)
Lebih baru Lebih lama