Ketua PKK Samosir Sambut Kunjungan Tim Supervisi Sumut

Ketua TP. PKK Kabupaten Samosir, Ny. Harta, Martua Sitanggang menyerahkan cenderamata


Ketua TP. PKK Kabupaten Samosir, Ny. Harta, Martua Sitanggang menyambut kehadiran Ketua Tim Supervisi PKK Sumut, M. Nirman Subkhan Nasution dan rombongan saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Samosir, Selasa (31/01).

Saat menyambut Tim Supervisi, Ny. Harta didampingi Asisten I, Tunggul Sinaga, TP. PKK Kecamatan dan TP. PKK Desa, Kepala Desa Binaan dan Desa PTP2WKSS.

Kunjungan PKK Sumut dalam rangka melakukan pembinaan dan supervisi Desa/ Kelurahan Percontohan, Pelaksanaan tertib administrasi, PAAR, UP2K PKK, Hatinya PKK, IVA TEST DAN PTP2WKSS di Kabupaten Samosir.

Asisten 1 Tunggul Sinaga dan Ketua TP. PKK Kabupaten Samosir, Ny. Harta M. Sitanggang menyerahkan Laporan  PKK Kabupaten Samosir kepada Ketua tim Supervisi, diantaranya Laporan pelaksanaan tertib administrasi PKK, Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR), UP2K PKK, Pelaksanaan Hatinya PKK, dan pelaksanaan IVA Test.

Bupati Samosir melalui Asisten I, Tunggul Sinaga mengatakan, PKK sebagai mitra kerja pemerintah dalam pembinaan masyarakat harus mampu mewujudkan target-target pembangunan, pelayanan dan pembinaan kemasyarakatan di Kabupaten Samosir. 

Untuk itu kata dia, diharapkan TP.PKK mulai dari desa hingga kabupaten dapat berbenah diri dalam percepatan pembangunan desa.

"Dalam pembangunan di Kabupaten Samosir diperlukan sinergitas antar pemangku kepentingan termasuk dengan mitra kerja PKK, sehingga program kerja PKK Kabupaten dan PKK Propinsi harus sinkron," ungkap Tunggul.

Guna mewujudkan Kabupaten Samosir sebagai salah satu destinasi wisata super prioritas, Tunggul mengharapkan PKK mendukung melalui implementasi 10 program pokok PKK. Dengan program pokok yang dimiliki PKK menurutnya akan terwujud masyarakat yang benar-benar siap menjadi tuan dan nyonya rumah tujuan wisata di Kabupaten Samosir. 

Selain itu, Tunggul Sinaga menegaskan, PKK untuk aktif dalam percepatan penurunan stunting dengan target 14% pada tahun 2024.

"Saya berharap, tim penggerak PKK Kabupaten Samosir membangun komunikasi yang baik dengan TP. PKK Sumut agar tercipta kolaborasi dan sinergitas dalam melaksanakan program pembinaan di Kabupaten Samosir," pungkasnya.

Sementara, Ketua TP. PKK Kabupaten Samosir, Ny. Harta M. Sitanggang menyampaikan, secara global  tetap melakukan pembinaan 10 program pokok PKK di Kabupaten Samosir. Dalam menjalankan 10 program pokok PKK, Ny. Harta M. Sitanggang meminta dukungan provinsi dan Kabupaten terkait anggaran yang masih minim. 

"Untuk itu, kami memohon PKK provinsi untuk membantu kami dalam pembinaan PKK tingkat Kabupaten, kecamatan hingga desa," ujar Ny. Harta. 

Tim Supervisi PKK Sumut, Rosida Berutu mengatakan, kunjungan supervisi ke Kabupaten Samosir dalam rangka hari kesatuan gerak PKK 2023.

Rosida Mengapresiasi kesediaan Kabupaten Samosir mengikuti dan menyukseskan kegiatan rutin PKK setiap tahun yang merupakan bagian dari rentang kendali PKK yang harus dilaksanakan sebagai pelaksana kerja. 

Kehadiran PKK di masyarakat dan keluarga lanjut Rosida harus benar-benar dirasakan masyarakat guna mewujudkan peran mendukung pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat.

"Seluruh program kerja di tingkat Kabupaten harus terkolaborasi dan terintegrasi dengan PKK propinsi," tegas Rosida.

Ditekankan, agar PKK di Kabupaten Sampai ke desa dapat menciptakan jaringan luas kepada mitra yang tidak mengikat, berinovasi dengan kreatifitas yg lebih menarik. Mampu mencapai kelompok dasawisma yang maksimal.

"Tanamkan tekad, jadilah kader cerdik dan gemilang, kreatifitas dalam berbagai hal. SDM PKK harus mampu secara totalitas, gemilang dan bermartabat," katanya.

Lebih lanjut disampaikan beberapa hal terkait dengan program nasional yang harus disikapi, yaitu suntik polio. 

Menurut Rosida, Provinsi Sumut merupakan ring kedua yang memiliki penyakit polio setelah Aceh. Mengantisipasi hal itu, akan diadakan program Pekan polio di Sumut dengan membuka Posyandu selama 1 pekan pada tanggal 13-20 Pebruari 2023. Imunisasi polio untuk 1,3 juta balita, harus dituntaskan minimal diangka 95 %.

Dalam percepatan penurunan stunting, Rosida menyebut bahwa stunting di Kabupaten Samosir mengalami penurunan. Akan tetapi masih membutuhkan kerja keras untuk mengejar target diangka 14 % pada tahun 2024. 

Untuk itu tambah dia, peran PKK harus semakin ditingkatkan. Masih dibutuhkan kerja keras, dengan melibatkan semua unsur. 

TP.PKK hadir dalam penurunan stunting sebagaimana tertuang dalam Tim percepatan penurunan stunting di Tingkat Kabupaten, Kecamatan dan Desa. 

Acara juga dilanjutkan dengan Penyerahan cenderamata kepada ketua tim supervisi Sumut dan rombongan.
Lebih baru Lebih lama